Deskripsi Pekerjaan
Mengelola Infrastruktur TI Kelas Enterprise
Kami mencari seorang System Administrator yang handal dan proaktif untuk bergabung dalam tim TI kami di Jakarta. Sebagai tulang punggung infrastruktur teknologi perusahaan, Anda akan bertanggung jawab memastikan ketersediaan, keamanan, dan performa optimal dari seluruh sistem server, jaringan, dan layanan cloud. Ini adalah kesempatan untuk bekerja dengan teknologi modern dan lingkungan yang dinamis, didukung oleh budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif.
Jika Anda memiliki passion dalam mengelola sistem berskala besar, mampu memecahkan masalah kompleks, dan selalu ingin belajar teknologi terbaru, kami ingin mendengar cerita Anda.
Bergabunglah bersama kami dan jadilah bagian dari transformasi digital perusahaan!
Tanggung Jawab
- Mengelola dan memonitor server Linux (Ubuntu/CentOS) dan Windows Server, termasuk instalasi, konfigurasi, tuning performa, serta pemeliharaan rutin.
- Merancang, mengimplementasikan, dan memelihara infrastruktur jaringan (switch, router, firewall) dan konektivitas VPN.
- Melakukan backup data secara terjadwal serta memastikan disaster recovery plan berjalan dengan baik.
- Mengelola layanan cloud (AWS/GCP), termasuk provisioning, scaling, dan optimasi biaya.
- Menangani insiden keamanan siber, melakukan hardening sistem, dan menerapkan kebijakan keamanan TI.
- Menyusun dokumentasi teknis dan prosedur operasional standar (SOP) untuk seluruh sistem yang dikelola.
- Memberikan dukungan teknis level 2/3 kepada tim internal dan melakukan root cause analysis terhadap setiap insiden.
Kualifikasi
- Pendidikan minimal S1 di bidang Sistem Informasi, Teknik Informatika, atau setara.
- Pengalaman minimal 3 tahun sebagai System Administrator atau peran serupa di lingkungan enterprise.
- Menguasai administrasi Linux (command line, shell scripting) dan Windows Server (Active Directory, Group Policy).
- Memahami konsep jaringan (TCP/IP, DNS, DHCP, VLAN, Firewall) dan memiliki sertifikasi seperti CCNA atau setara.
- Berpengalaman dengan container (Docker) dan orchestration (Kubernetes) menjadi nilai tambah.
- Menguasai setidaknya satu bahasa scripting (Python, Bash, atau PowerShell).
- Memiliki kemampuan analitis yang kuat, disiplin, dan mampu bekerja dalam tekanan.